Liputan6.com, Jakarta - Tahallul, secara harfiah berarti 'menjadi halal kembali', adalah ritual memotong rambut yang menandai berakhirnya masa ihram serta gugurnya larangan-larangan yang mengikat jemaah haji. Prosesi ini adalah puncak spiritual yang menyimbolkan kembalinya seorang hamba ke keadaan normal dari statusnya yang sedang berihram, dengan keadaan mabrur.
Langkah-langkah tahallul haji beserta syaratnya menjadi penting mengingat tahalul adalah salah satu rukun haji yang apabila ditinggalkan hajinya tidak sah. Tahallul juga tak bisa digantikan dengan dam, sebagaimana wajib haji.
Syekh Zakariya al-Anshari dalam Asna al-Mathalib menjelaskan, tidak ada tahalul dari haji dan umrah tanpa menghilangkan rambut kepala sebagaimana rukun-rukun yang lain.
Artikel ini membahas langkah-langkah tahallul haji beserta syaratnya secara terperinci, termasuk bacaan doanya. simak ulasan selengkapnya, berikut ini.
Hukum Tahallul Haji
Sebelum membahas langkah tahallul, penting bagi seorang muslim untuk mengetahui pengertian tahallul dalam perspektif syariat dan spiritual, serta jenisnya.
Merujuk buku Panduan Manasik Haji dan Umrah Kemenag RI, tahallul adalah tindakan melepaskan diri dari larangan-larangan ihram yang diakibatkan oleh selesainya pelaksanaan sebagian besar manasik haji.
Tahallul memiliki dua tingkatan, yang masing-masing menghalalkan sebagian atau seluruh larangan ihram:
- Tahallul Awal (Tahallul Pertama): Gugurnya sebagian besar larangan ihram (kecuali larangan berhubungan suami istri).
- Tahallul Tsani (Tahallul Kedua / Akhir): Gugurnya seluruh larangan ihram, termasuk larangan berhubungan suami istri.
Mencukur atau memotong rambut (halq atau taqshir) yang menjadi inti dari tahallul memiliki hukum Rukun Haji. Dalam konteks haji, tahallul adalah penentu sah atau tidaknya pelepasan status ihram.
مُحَلِّقِينَ رُءُوسَكُمْ وَمُقَصِّرِينَ لَا تَخَافُونَ
Artinya: “Dengan mencukur rambut kepala dan mengguntingnya, sedang kamu tidak merasa takut.” (QS. Al-Fath: 27).
Langkah-Langkah Pelaksanaan Tahalul
Mengutip Panduan Tahalul dalam Haji, laman Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pelaksanaan tahalul, baik awal maupun tsani dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut ini:
1. Niat Tahalul
Seperti ibadah lainnya, tahalul dimulai dengan niat dalam hati.Tujuan niat ini adalah untuk mengakhiri masa ihram dan mengikuti perintah Allah Swt.
2. Mencukur atau Memotong Rambut
Setelah niat, jamaah haji melakukan pencukuran atau pemotongan rambut.Bagi laki-laki: Disunahkan untuk mencukur habis rambut kepala (halq). Jika tidak memungkinkan, cukup dengan memotong sebagian rambut (taqsir).
Disunnahkan untuk mencukur rambut dari sebelah kanan dan sambil terus berdoa.
3. Bagi perempuan
Cukup dengan memotong ujung rambut sepanjang satu ruas jari (taqsir).Membaca Doa Tahalul:
Setelah mencukur atau memotong rambut, jamaah haji dianjurkan untuk membaca doa tahalul sebagai bentuk syukur dan permohonan kepada Allah Swt.
Doa Tahallul
Membaca doa tahalul adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses tahalul itu sendiri. Doa ini dibaca sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT dan permohonan agar ibadah haji yang telah dilakukan diterima berikut adalah doa tahalul yang dapat dibaca saat proses mencukur atau memotong rambut.
Doa Saat Tahalul
:اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ اَلْحَمْدُ للهِ عَلَى مَا هَدَانَا وَالْحَمْدُ للهِ عَلَى مَا أَنْعَمَنَابِهِ عَلَيْهَا. اَللَّهُمَّ هَذِهِ نَاصِيَتِي فَتَقَبَّلْ مِنِّي وَاغْفِرْ ذُنُوْبِى اَللََّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُحَلِّقِيْنَ وَاْلمَقْصُوْرِيْنَ يَاوَاسِعَ الْمَغْفِرَةٍ اَللَّهُمَّ اثْبُتْ لِى بِكُلِّ شَعْرَةٍ حَسَنَةً وَامْحُ عَنِّي بِهَا سَيِّئَةً. وَارْفَعْ لِىْ بِهَا عِنْدَكَ دَرَجَةً
Latin: Allāhu Akbar, Allāhu Akbar, Allāhu Akbar. Alhamdulillāhi 'alā mā hadānā walhamdulillāhi 'alā mā an'amna bihi 'alainā. Allāhumma hādzihī nāṣiyatī, fataqabbal minnī waghfir dzunūbī. Allāhummāghfir lil-muhalliqīna wal-maqṣūrīna yā wāsi'al-maghfirah. Allāhummatsbut lī bikulli sha'ratin ḥasanah, wamḥu 'annī bihā sayyi'ah, warfa' lī bihā 'indaka darajah,"
Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepada kita dan segala puji bagi Allah tentang apa-apa yang telah Allah karuniakan kepada kami. Ya Allah ini ubun-ubunku, maka terimalah dariku (amal perbuatanku) dan ampunilah dosa-dosaku. Ya Allah, ampunilah orang-orang yang mencukur dan memendekkan rambutnya wahai Tuhan yang Maha Luas ampunan-Nya. Ya Allah tetapkanlah untuk diriku setiap helai rambut kebajikan dan hapuskanlah untukku dengan setiap helai rambut kejelekan. Dan angkatlah derajatku di sisimu.”
Doa setelah selesai menggunting rambut
اَلْحَمْدُ للهِ الَّدِى قَضَى عَنَا مَنَاسِكَنَا. اَللَّهُمَّ زِدْنَا اِيْمَانَا وَيَقِيْنَا وَعَوْنَا وَاغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَلِسَائِرِ اْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ
Latin: Alhamdulillāhilladzī qaḍā 'annā manāsikanā. Allāhumma zidnā īmānan wa yaqīnan wa 'awnan waghfir lanā wa liwālidaynā wa lisā'iril muslimīna wal muslimāt
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menyelesaikan manasik kami, Ya Allah tambahkanlah kepada kami iman, keyakinan, dan pertolongan dan ampunilah kami, kedua orang tua kami dan seluruh kaum muslimin dan muslimat.” Membaca doa ini merupakan bagian dari adab dan tata cara tahalul yang dianjurkan dalam syariat Islam. Selain itu, membaca doa tahalul juga membantu jamaah haji untuk lebih menghayati dan meresapi makna dari tahalul itu sendiri.
Syarat Tahallul
Seperti dijelaskan sebelumnya, ada tahallul awal dan tahallul tsani.
Syarat Tahallul Awal:
Tahallul Awal dapat dicapai dengan melakukan dua dari tiga amalan berikut:
1. Melempar Jumrah Aqabah Melempar 7 kerikil di Jumrah Aqabah pada 10 Dzulhijjah.
2. Mencukur/Memotong Rambut (Halq/Taqshir) Mencukur habis (pria) atau memotong minimal tiga helai rambut (wanita).
3. Tawaf Ifadhah Melaksanakan Tawaf Rukun (Tawaf Ifadhah).
Setelah dua amalan ini terpenuhi, maka seluruh larangan ihram gugur, kecuali larangan berhubungan suami istri. Jemaah sudah boleh mengenakan pakaian biasa, memakai wewangian, dan memotong kuku.
Syarat Tahallul Kedua
Tahallul Tsani adalah penyempurnaan Tahallul Awal. Dilaksanakan setelah jemaah melakukan ketiga amalan inti di atas:
- Melaksanakan Tawaf Ifadhah (jika belum dilakukan saat Tahallul Awal).
- Setelah ketiga amalan (Jumrah, Cukur, Tawaf) selesai dilaksanakan
Seluruh larangan ihram gugur secara total, termasuk larangan berhubungan suami istri.
Pencukuran rambut adalah perbuatan wajib/rukun yang menjadi kunci utama Tahallul. Bagi pria disunahkan menggundul habis (Halq), karena Rasulullah SAW mendoakan tiga kali bagi yang menggundul dan satu kali bagi yang memotong.
Sementara, wanita cukup memotong minimal tiga helai rambut atau sepanjang satu ruas jari dari ujung rambut. Wanita dilarang menggundul.
Tahallul tsani sebaiknya dilakukan setelah melempar Jumrah Aqabah pada 10 Dzulhijjah.
Makna dan Hikmah Tahallul
Tahalul secara bahasa berarti menjadi halal atau diperbolehkan. Secara syariat, tahalul adalah tanda berakhirnya masa ihram dan menjadi gerbang untuk kembali melakukan hal-hal yang sebelumnya dilarang selama berihram. Berikut ini adalah hikmahnya:
1. Kepatuhan dan Ketundukan
Mencukur rambut, yang merupakan bagian tubuh yang paling dihargai, adalah bentuk ketundukan total kepada perintah Allah Swt.
2. Penyucian Diri (Lahiriah & Batiniah)
Pencukuran rambut melambangkan pengguguran dosa dan kesalahan yang telah lalu, seolah-olah memulai hidup baru yang bersih dari noda.
3. Kesempurnaan Ibadah
Tahalul adalah syarat mutlak untuk sahnya pelepasan status ihram. Ini menandakan bahwa jamaah telah menyelesaikan ibadah haji/umrah dengan sempurna sesuai tuntunan.
4. Persamaan Derajat
Tindakan memotong atau mencukur rambut ini menyatukan semua jamaah, dari berbagai latar belakang, dalam kesederhanaan dan persamaan di hadapan Allah.
People also Ask:
Bagaimana cara melakukan tahallul?
Tahallul dilakukan dengan cara mencukur atau memotong rambut sebagai tanda berakhirnya kondisi ihram, yang berbeda antara pria dan wanita: pria dianjurkan mencukur botak (halq) atau memendekkan (taqsir), sedangkan wanita cukup memotong sedikit ujung rambut (sepanjang ruas jari), dilakukan setelah menyelesaikan sebagian atau seluruh ritual haji/umrah, biasanya setelah sai.
Apa yang dibaca saat tahallul?
Membaca Doa Ketika Melakukan Tahallul
Allaahumma haadzihi naadhiati fa taqabbal minni waghfir dzunuu bi, allaahummaghfir lil muhalliqqin wal maqshuuriin yaa waasi'al maghfirah, allaahummatsbut lii bikulli sya'ratin hasanatan wamhu'anni bihaaa sayi atan warfa'lii bihaa 'indaka darajah.2
Siapa yang boleh memotong rambut saat tahallul?
Ketika Tahallul, Bolehkah Mencukur Sendiri walau ini Umrah ...Saat tahallul, siapa saja boleh memotong rambut, baik memotong rambut sendiri atau meminta orang lain (termasuk pasangan atau orang yang belum tahallul) untuk memotong/mencukur rambut sebagai tanda lepas dari ihram, di mana yang paling utama bagi laki-laki adalah mencukur gundul atau memendekkan sedikit, sedangkan perempuan memendekkan rambutnya.
Apa yang dilakukan jamaah haji pada saat tahallul?
Tahallul awwal adalah apabila jamaah haji, telah melaksanakan dua dari tiga amalan utama (Melontar jumrah 'Aqabah, menyembelih hewan kurban, mencukur rambut). Setelah tahallul awwal, jamaah diperbolehkan melakukan sebagian hal yang sebelumnya dilarang dalam ihram, kecuali hubungan suami istri.

1 month ago
36
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4482813/original/089788900_1687846078-Kekhusyukan_jemaah_haji_panjatkan_doa_di_Jabal_Rahmah-AP__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4807449/original/039505800_1713598629-20240420-Manasik_Haji-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4649864/original/063653700_1700042044-WhatsApp_Image_2023-11-15_at_14.40.43__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5241350/original/092036300_1748947657-20250603-Suasana_Masjidil_Haram-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4487756/original/048574500_1688208737-20230701-Jemaah_Haji_Tawaf_Ifadah-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4463448/original/027796500_1686608129-20230607_073052.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4863721/original/068009200_1718356035-20240614-Jamaah_Haji_di_Mina-AP_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5238152/original/036732800_1748676837-WhatsApp_Image_2025-05-30_at_15.43.21.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4864490/original/019606900_1718432505-Khusyuk_Wukuf_Jemaah_Haji_di_Padang_Arafah-AP__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2336512/original/027258800_1534830140-IMG-20180820-WA0306.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2878999/original/072571500_1565574028-20190812-Melihat-Lebih-Dekat-Jemaah-Haji-Lempar-Jumrah-di-Mina4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5220780/original/081582500_1747292417-Haji_2025_3.jpg)




























